Showing posts with label Melamar Kerja. Show all posts
Showing posts with label Melamar Kerja. Show all posts

Friday, March 4, 2016

Hal Penting Sebelum Melamar Kerja Yang Harus Diperhatikan

Melamar Kerja

Tips Sebelum Melamar Kerja - Melamar kerja bukanlah perkara yang mudah di lalui pada jaman sekarang ini. Bahkan yang berpengalaman bekerja sebelumnya juga masih susah untuk mendapatkan pekerjaan, apalagi bagi yang baru lulus dan pertama kali melamar kerja.

Dalam melamar pekerjaan, Ijazah saja tidak cukup. Nilai - nilai yang bagus di transkip juga tidak dapat berbuat banyak untuk menjadikan patokan keberhasilan. Karena pada intinya ijazah hanya sebagai syarat dan nilai hanya pendorong skill saja. Selebihnya kemampuan dan keahlianlah yang akan menjadi tolak ukur di terimanya oleh suatu perusahaan.

Tapi, kemampuan dan keahlian juga tidak akan maksimal jika tidak ada persiapan. Layaknya seperti kendaraan yang tidak di cek dulu sebelum melaju sehingga peluang dan kemungkinan besar untuk mogok di tengah perjalanan terjadi.

Begitupun dengan melamar kerja, perlu banyak sekali persiapan yang matang untuk meraih keberhasilan dan di terimanya di perusahaan yang akan di lamar. Sehingga waktu dan perjuangan ketika melamar kerja tidak akan terasa sia - sia dan percuma.

Lalu persiapan apa saja sebelum melamar kerja?

Berikut hal - hal penting yang harus di perhatikan sebelum melamar kerja ke perusahaan agar mampu bersaing dengan pelamar lainnya:


1. Melakukan Riset Ke Perusahaan yang Akan Dilamar

Melakukan Riset Ke Perusahaan yang Akan Dilamar

Sebelum melayangkan Surat Lamaran Kerja ke perusahaan, sebaiknya kamu melakukan kajian - kajian khusus seperti mempelajari tentang perusahaan tersebut bergerak di bidang atau jasa apa. Meneliti secara mendalam tentang mengenai apa saja yang ada disana, bagaimana lingkungan kerja dan jenjang karir disana.

Bisa juga dengan menggali informasi dari karyawan yang bekerja disana seperti menanyakan posisi yang sangat di butuhkan pada perusahaan tersebut atau sekedar menyanyakan upah kerja disana sebagai acuan apakah perusahaan tersebut mengikuti Upah Minimum Karyawan (UMK) atau tidak.

Melakukan riset ini sebagai dasar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai, pasti tidak mau kan kerja di sembarang tempat?


2. Mengirimkan Dokumen Secara Lengkap

Dokumen Lamaran Pekerjaan Secara Lengkap

Maksud dari dokumen lengkap disini, para pelamar pasti tahu yaitu dokumen tentang berkas lamaran kerja seperti CV, Ijazah, Transkip nilai dan banyak lagi, harus di sertakan semuanya.
Baca Juga :
Tujuan dari kelengkapan dokumen itu sendiri, yang jelas itu sebagai bukti nyata atas setiap keahlianmu, yang tidak di mulut saja tapi tertera secara resmi dalam dokumen.

Contoh kecilnya seperti ini, ketika kamu di interview, pasti pertanyaan akan berfokus terhadap keahlian kamu seperti keahlian menghitung, menguasai komputer, dan lainnya.

Tentunya pewawancara tidak akan percaya begitu saja tanpa di perkuat dungan bukti dokumen.

Jadi persiapkan dokumen secara lengkap, jenis dokomennya bisa lihat di artikel 4 Hal Penting Tentang Surat Lamaran Kerja. 



3. Membuat Personal Branding

Personal Branding Lamaran Kerja

Apa itu personal branding?

Personal branding adalah sebuah bukti akan keahlian seseorang terhadap suatu bidang, seperti mempunyai piagam penghargaan lomba merakit motor atau pengakuan dari banyak orang akan keprofessionalanmu di media sosial.

Pada zaman serba modern ini, memiliki personal branding akan membuat perusahaan tertarik untuk merekrut pelamar menjadi karayawannya.

Lalu bagaimana cara membuat personal branding?

Caranya cukup simpel, pada zaman era digital ini mempunyai personal branding sangatlah mudah yaitu dengan mengkuti perlombaan bergengsi seputar keahlian seperti lomba mengetik dengan cepat, membuat aplikasi handphone atau yang lainnya. Setelah itu,  perkuat dengan publikasi melalui medsos seperti Facebook, Linkedin dan Google Plus.

Karena dengan menggunakan media sosial, kesempatan mendapatkan pekerjaaan semakin terbuka lebar. Bahkan beberapa perusahaan yang melihat personal branding kamu di medsos atau dari info media lain, tidak segan - segan menawarkan posisi kerja dan gaji yang menggiurkan.


4. Berpenampilan yang Baik, Sopan dan Resmi

Berpenampilan yang Baik, Sopan dan Resmi Melamar Kerja

Lagi - lagi perihal berpenampilan, hampir semua tips agar berhasil melamar pekerjaan adalah cara berpenampilan.

Ya karena berpenampilan yang baik tentu akan memberikan kesan yang baik pula di mata perusahaan yang di lamar. Begitupun sebaliknya, jika berpenampilan seadanya, terlebih tidak sopan justru akan memberikan kesan yang seadanya dan tidak menarik untuk di lihat.

Maka dari itu usahakan berpenampilan baik dan sopan ketika kamu akan melamar pekerjaan. Karena hal tersebut mampu memberikan daya tarik yang cukup baik oleh pihak perusahaan.


5. Mempersiapkan Diri Jikalau Ada Interview Kerja

Persiapan Interview Kerja

Jika perusahaan tertarik dengan dokumen lamaran kerja yang telah pelamar masukan, tentunya perusahaan itu akan menindak lanjuti dengan pemanggilan interview kepada si perlamar tersebut.

Maka dari itu persiapan diri untuk mengahadapi interview kerja sangatlah penting, kamu bisa baca Tips Ketika Ada Panggilan Interview Kerja yang telah di ulas sebelumnya. Disana akan banyak sekali penjelasan tentang apa saja kunci keberhasilan interview kerja.

Mereka para pewawancara akan menanyakan banyak hal terkait keseriusan untuk bekerja dan pertanyaan seputar isi dari berkas lamaran kerja yang telah di layangkan ke perusahaan. Tapi perlu di ingat bahwa terkadang ada pertanyaan yang sifatnya menjebak. Pertanyaan tersebut telah diulas pada artikel 5 Pertanyaan Menjebak Ketika Interview Kerja. Silahkan bisa kunjungi terlebih dahulu jika ingin tahu pertanyaan apa saja yang sifat nya menjebak.


6. Jangan Memusingkan Masalah Gaji

Bingung Gaji Kerja

Pada dasarnya salah satu faktor ingin bekerja adalah  mendapatkan penghasilan tetap yang sesuai. Oleh karena itu terkadang pelamar merasa bingung dengan gaji yang akan di terima apabila bekerja di perusahaan tersebut.

Jika kamu seseorang yang profesional dalam bekerja, memikirkan masalah gaji di awal adalah cara yang salah. Karena hal tersebut akan membuat peluang kamu mendapat pekerjaan akan menjadi sulit. Terlebih jika kamu adalah seorang yang fresh graduate atau baru lulus study yang belum sama sekali memiliki pengalaman bekerja, tentu akan memperkecil peluang kamu akan mendapatkan pekerjaan di perusahaan.

Sebaiknya kamu lebih memikirkan tentang totalitas kamu dalam bekerja dan menunjukan kepada pihak perusahaan yang kamu lamar. Sehingga perusahaan tidak ragu untuk menerima kamu menjadi bagiannya dan tidak menutup kemungkinan jika kamu memiliki potensi bagus di perusahaan, perusahaan tersebut tidak segan untuk menggaji kamu lebih tinggi dua kali lipat dari yang sebelumnya.

Jadi, hindari dulu untuk memikirkan gaji dan lebih baik gunakan prinsip memberi terlbih dahulu, baru menerima hak.


7. Jangan Terlalu membanggakan CV ( Riwayat Hidup )

Sombong CV Kerja

Salah satu dokumen yang tidak boleh terlewatkan ketika akan melamar kerja tentunya adalah CV.

CV tersebut adalah sebagai media awal perkenalan kamu seperti nama, alamat, kontak, prestasi dan lainnya dengan lengkap terhadap perusahaan secara tertulis dan dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya.

Di CV tersebut juga kamu akan sedikit memaparkan tentang keahlian kamu dan prestasi apa saja yang telah kamu raih ketika di sekolah atau diluar itu yang terkesan resmi dan relevan dengan posisi di perusahan yang kamu lamar. Namun dalam hal pengisian CV ini seringkali terjadi salah kaprah yang mampu membuat perusahaan tidak menyukainya.

Jika kamu seorang yang memiliki banyak prestasi dan penghargaan ketika di sekolah atau yang lainnya, lalu kamu tuliskan semuanya di CV sehingga CV kamu panjang dan bahkan sampai beberapa lembar justru hal tersebut akan terkesan sombong dan terlalu membanggakan diri oleh pihak perusahaan yang kamu lamar.

Bisa di akui, mempunyai prestasi dan penghargaan bisa menjadi nilai plus di mata perusahaan, namun perusahaan tidak membutuhkan banyak prestasi yang tidak relevan dengan yang di butuhkan. Perusahaan hanya membutuhkan prestasi yang mendukung akan posisi yang kamu lamar. Contohnya seperti ini:

Jika kamu melamar posisi sebagai teller di sebuah bank,  lalu kamu memasukan prestasi kamu juara lomba sepak bola tingkat provinsi, tentunya tidak relevan bukan dengan posisi sebagai teller? Tapi jikalau prestasi kamu pernah menjuarai lomba pidato bahasa inggris tingkat provinsi, itu akan mempunyai nilai plus dalam posisi teller yang mana pekerjaan dari teller itu sendiri sebagai pelayanan terhadap nasabah yang memerlukan komunikasi secara baik.


8. Meningkatkatkan Kemampuan dan Keahlian

Meningkatkan Keahlian dan Kemampuan Kerja

Setiap orang memiliki kemampuan dan keahlian yang berbeda - beda. Namun jika keahlian itu tidak di asah dan ditingkatkan tentu tidak akan maksimal dalam pelaksanaannya.

Oleh karena itu jika kamu memiliki kemampuan atau keahlian yang cukup baik dalam bidang tertentu, terlebih jika keahlian tersebut belum begitu baik. Tingkatkan terus dan banyak berlatih, bila perlu ikutilah beberapa kursus yang menunjang keahlian kamu sehingga bisa lebih baik dan baik lagi kedepannya. Jika hal ini di lakukan secara baik, maka kesempatan kamu berhasil di terima kerja akan semakin besar.

Bila kemampuan serta keahlian kamu menjadi semakin bagus, mereka para perusahaan akan tidak ragu lagi untuk merekrut kamu menjadi bagian dari perusahaan tersebut.


9. Perbanyak Pengalaman

Pengalaman Kerja

Point ini lebih tertuju kepada pelamar yang fresh graduate, namun tidak ada salahnya juga bagi yang sudah memiliki pengalaman dalam bekerja sehingga pengalamannya semakin banyak.

Jika kamu seorang lulusan baru dari sekolahan atau sering di bilang fresh graduate, usahakan untuk manmbah pengalaman kerja seperti kamu bisa terlebih dahulu bekerja sebagai freelancer yang berhubungan dengan keahlian kamu.

Karena bekerja freelancer memiliki nilai plus di mata setiap perusahaan, selain dapat meningkatkan kemampuan kamu, perusahaan juga menyukai seseorang yang berpengalaman dalam dunia freelancer, karena pengalaman tersebut membuktikan akan kemampuan melaksanakan tugas dengan baik.


10. Siap Bekerja Tanpa Banyak Protes

Tidak Banyak Protes Ketika Bekerja

Semua perusahan tidak akan suka dengan para pekerja yang banyak protes, terlebih setiap peraturan perusahaan selalu di langgar oleh para pekerjanya.

Maka dari itu sebelum kamu melamar kerja, pastikan kamu mampu bekerja tanpa protes. Bekerja di sebuah perusahaan layaknya seperti belajar di sekolah, artinya kamu harus mau bekerja sesuai peraturan yang ada di perusahaan tersebut.

Seandainya kamu di pindahkan bertugas oleh pihak perusahaan ke luar kota atau ke pelosok, kamu tidak berhak untuk protes kepada pihak perusahaan. Karena hal tersebut akan memeberikan kesan jika kamu tidak bisa bekerja profesional dan lebih tidak menaati peraturan perusahaan.

Jika kamu belum bisa mengatasi hal ini, sebaiknya berpikir dua kali jika ingin melamar kerja di sebuah perusahaan atau instansi.


11. Semangat Pantang Menyerah

Semangat Mencari Kerja

Mendapatkan pekerjaan sesuai keahlian dan kemampuan memang sangatlah susah. Terlebih jika kamu gampang berputus asa. Tercapainya harapan bekerja di suatu perusahaan akan semakin sulit pastinya.

Kamu bisa jadi akan merasakan sakitnya di tolak bahkan di php-in oleh perusahaan yang kamu lamar. Jadi pastikan diri kamu bisa terus semangat dan tidak down untuk berusaha lagi melamar pekerjaan sampai pekerjaan yang diharapkan didapatkan.

"Berdasarkan pengalaman dan berbagai sumber"

Monday, February 29, 2016

Hati - Hati! Inilah 5 Pertanyaan Menjebak Interview Kerja

Tips Interview Kerja - Mendapatkan panggilan interview kerja merupakan hal yang di nanti - nanti oleh para pelamar kerja setlah menunggu sekian lama, baik itu via sms, via telpon atau via email. Namun perlu kamu ketahui bahwasannya interview kerja adalah hal yang paling menentukan di terima atau tidaknya oleh perusahaan.

Karena saat itulah para pelamar akan bertatap muka secara langsung dengan pihak HRD perusahaan, tak cuman 1 orang HRD saja, ada 2 atau 3 orang secara langsung yang akan menginterview pelamarnya.

Bahkan beberapa dari perusahaan menunjuk pewawancaranya yang berlatar belakang ilmuan psikolog. Maka perlu persiapan khusus untuk mendapat keberhasilan. Karena pada setiap jawaban yang kamu lontarkan akan berhubungan dengan kepribadian kamu.

Sebagai penambahan pada artikel Tips Ketika Ada Panggilan Interview Kerja yang telah di posting sebelumnya, disini saya akan mengulas tentang pertanyaan - pertanyaan yang biasa di lontarkan oleh pihak HRD perusahaan, terdengar sangat mudah di jawab justru dapat menjebak, bahkan mengakibatkan kamu failed.

Jadi apa saja pertanyaannya?

Tips Interview Kerja

Berikut adalah pertanyaan - pertanyaan mudah dari HRD perusahaan yang dapat menjebak:

1. Ceritakan Tentang Diri Anda

Anda bisa memulai menjawabnya dengan nama lengkap, asal, dan umur, lalu kalo mennyakan lagi tentang lulusan kamu. ya tinggal jawab saja apa adanya. Jikalau kamu pernah bekerja, ceritakan saja pengalaman kerja kamu secara singkat. Dan hindari menjelek - jelekan perusahaan yang sebelumnya kamu bekerja. Karena dapat merusak citra kamu sendiri. Ulasannya saja.

Pertanyaan tentang identitas memang mudah di jawab, tapi ingat jangan pernah panjang lebar, apalagi sampai menceritakan tentang hobi, makanan favorit atau yang lain sebagainya. Sebaiknya kamu menceritakan tentang penghargaan apa yang pernah kamu raih dan keahlian apa yang kamu kuasai sehingga dapat mendukung posisi pada perusahaan tersebut.


2. Apa Pendapat Anda Tentang Perusahaan Lama

Seperti yang di jelaskan pada poin ke satu, jangan pernah menjelekan perusahaan lama kamu seperti ada perseteruan di dalamnya atau membongkar rahasia perusahaan tersebut. Justru pertanyaan ini sangat menjebak. Meskipun perusahaan lama kamu emang jelek atau kurang bagus, kamu tetap harus menjaga nama perusahaan tersebut.

Kalo di kaji lebih dalam, maksud dari pertanyaan tentang pendapat perusahaan lama kepada kamu, Itu artinya sebagai pancingan saja. Apakah kamu bisa menjaga rahasia perusahaan atau tidak?

Maka dari itu, jadilah orang yang bisa membawa amanah dengan bisa menjaga nama baik perusahaan dan rahasianya, sehingga perusahaan tidak akan merasa takut beramanah jika kamu di terima jadi karyawannya.

3. Apakah Anda Tidak Overqualified

Overqualified adalah suatu keadaan dimana karyawan bekerja di luar keahliannya di perusahaan sebelumnya atau bahkan bekerja di bawah tekanan perusahaan. Jawaban dari pertanyaan ini sangatlah mudah namun ini mampu menjadi penentu pelamar akan diterima apa tidak.

Sebab itu pikirkan matang - matang jawaban atas pertanyaan tersebut. Berikan kesan jawaban yang bijaksana, tidak terlalu memojokan pihak lain dan sekali lagi tetap sederhana.

Perlu di ingat bahwa pihak perusaahaan ketika interview menyukai pelamar yang memiliki kesederhanaan dalam menjawab pertanyaan tapi bukan berarti merendahkan diri.


4.  Kenapa Anda Ingin Bekarir Disini

Setiap perusahaan ketika sesi interview pastinya tidak akan terlewatkan pertanyaan "kenapa ingin berkarir / bekerja disini?". Karena pada pertanyaan tersebut merupakan salah satu kunci dari semua pertanyaan yang ada saat interview.

Kunci keberhasilan untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah kejujuran, kesungguhan, dan kepandaian dalam menjawab. Jangan banyak bertele - tele langsung saja to the point pada tujuan kamu ingin berkarir di perusahaan tersebut. Sebagai contoh, kamu bisa menjawabnya seperti ini :
A: Kenapa anda ingin berkarir/bekerja disini ?
B: Karena di perusahaan ini memeliki potensi yang bagus dalam bidang programing, oleh karena itu jika saya diterima pada posisi tersebut di perusahaan ini adalah kesempatan karir terbaik untuk saya.  
Kamu boleh juga menambahkan sesuai diri pribadi kamu tapi jawaban untuk pertanyaan atas alasan bekarir / bekerja di perusahaan tersebut contoh jawaban di atas sudah sangat cukup.

Sebagai pengingat jangan pernah mencampur baurkan dengan jawaban karena upah atau tunjangannya gede, selain terkesan matrealistis juga di mata perusahaan akan menganggap kamu bekerja adalah hanya karena uang semata bukan untuk menjadi seseorang yang professional dan dapat menanggung amanah perusahaan.

5. Kenapa Anda Ingin Beralih Bidang Karir?

Pada pertanyaan no 5 ini sering di tanyakan kepada pelamar yang memiliki pengalaman bekerja sebelumnya. Hampir setiap perusahaan pasti akan menyakan hal tersebut. Oleh karena itu, usahakan kamu bisa menjawab dengan terbuka namun jangan terlalu terbuka sampai menerangkan karena gajihnya kecil atau kepala perusahaannya kasar/galak. Kamu cukup menjawab pertanyaan tentang alasan kenapa beralih bidang dengan menjelaskan jika kamu ingin lebih baik dari sebelumnya dan bisa meningkatkan karir kamu ke level lebih tinggi atau kamu bisa jawab perusahaan ini memiliki potensi yang baik untuk mencapai karir terbaik saya.

Dengan itu pihak perusahaan akan merasa penasaran atas keahlian yang kamu miliki dan pastinya kesempatan untuk menerima kamu berkarir di perusahaan tersebut akan terbuka lebar.



Kesimpulan dari semua pertanyaan menjebak di atas, pada dasarnya semua pertanyaan ketika interview kerja memiliki nilai atau bobot tertentu pada setiap jawaban dari si pelamarnya sendiri. Intinya perlu persiapan khusus, selalu bersikap bijaksana dan tegas dalam menjawab setiap pertanyaan. Jangan terlalu tergesa - gesa dalam menjawab santai dan berbobot, buang rasa grogi dan tetap percaya diri atas apa yang kamu miliki.

Wednesday, February 24, 2016

Lagi Rame Job Expo / Job Fair, Coba Tips dan Trik ini Supaya Berhasil

Berawal dari makin banyak nya para pelamar kerja, sehingga berdampak seringnya Job Expo / Job Fair di adakan oleh para EO hingga para mahasiswa di universitas sebagai sarana mempertemukan perusahaan dengan para calon - calon karyawannya. Para pelamar kerja bisa lebih leluasa untuk memasukan surat lamran kerja dan langsung bertanya - tanya pada pihak perusahaan.

Tujuan dari di selenggarakannya Job Expo / Job Fair itu sendiri, tentunya semakin memudahkan para pencari kerja untuk melamar ke banyak perusahaan sekaligus. Dengan demikian dapat menghemat waktu dan uang tanpa harus mengirim surat lamaran kerja ke tiap lokasi perusahaan tersebut.

Tapi bagi kamu yang pertama kali menghadiri Job Expo / Job Fair mungkin terasa bingung untuk persiapan apa saja ketika akan menghadiri acara tersebut. Maka tidak ada salahnya mencoba tips berikut ini ketika akan menghadiri acara tersebut, sehingga tidak akan terasa percuma dan sia - sia.

Tips dan Trik Melamar Kerja Di Job Expo / Job Fair




1. Mencari Informasi

Mencari informasi kapan dan dimana di selenggarakannya Job Expo / Job Fair tersebut. Untuk mendapatkan seputar jadwal penyelenggaraan Job Expo / Job Fair, kamu bisa mencarinya di iklan - iklan di televisi, koran, majalah atau melalui internet.

Selain itu, dengan mencari informasi tentang iklan Job Expo / Job Fair tersebut, kamu bisa mengetahui perusahaan mana saja yang ada pada acara tersebut. Sehingga kamu bisa mempersiapkan surat lamaran kerja ke perusahaan yang akan kamu kirimi surat lamaran kerja tersebut.

2. Mempersiapkan Segala Keperluan Melamar Kerja

Ini yang terpenting, kalau mau sekolah pastinya mempersikan buku dan pensil untuk belajar, begitupun untuk melamar pekerjaan, yaitu mempersiapkan segala keperluan melamar kerja seperti surat lamaran kerja yang komplit sesuai ketentuan yang di perlukan perusahaan seperti terdapat CV, Ijazah, pass foto dan lainnya.

Namun perlu di ingat hindari pembuatan surat lamaran kerja yang terkesan copy/paste yang sering umum kamu lihat. Belajarlah membuat surat lamaran kerja yang di buat dari hasil jarih payahmu sendiri sehingga dapat menarik minat perusahaan yang kamu lamar. Contohnya seperti ini, coba kamu bayangkan berapa banyak surat lamaran kerja yang masuk di perusahaan tersebut? Banyak bukan?

Meskipun tidak dibaca secara rinci oleh pihak HRD perusahaan, setidaknya mereka akan mengetahui struktur penulisan dan penempatan kalimat pada surat lamaran kerja kamu. Mana yang plagiat atau mengkopi dan mana yang beda dari yang lain.

Jika kamu bingung bagaimana membuat surat lamaran kerja yang dapat menarik minat perusahaan, kamu bisa lihat dan baca di artikel Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Menarik Minat Perusahaan. Disana dijelaskan langkah langkah membuat surat lamaran kerja dari nol secara rinci.

Jadi usahakanlah untuk tidak selalu mengkopi surat lamaran kerja orang lain, buatlah beberapa perbedaan pada struktur penulisan dan penggunaan kata dan kalimat dengan bahasa kamu sendiri tapi tetap tidak meninggalkan nilai resmi dan kesopanannya

3. Persiapan Jikalau Langsung Diwawancarai

Salah satu kelebihan dari di adakannya Job Expo / Job fair terkadang ada beberapa perusahaan yang langsung mewawancarai pelamarnya. So, kamu perlu persiapan khusus untuk menjawab setiap pertanyaan yang akan di lontarkan oleh pihak perusahaan yang kamu lamar.

Lalu apa saja pertanyaan yang sering ditanyakan oleh pihak perusahaan ketika mewawancarai pelamarnya?

Beberapa pertanyaan umum yang sering ditanyakan biasanya tentang ketertarikan kamu melamar bidang atau posisi tersebut, pengetahuan yang kamu ketahui tentang perusahaan tersebut, dan jenis keahlian kamu di dalam bidang / posisi yang kamu lamar. Jadi beberapa hari sebelumnya kamu cari informasi tentang perusahaan tersebut di websitenya atau jika ada teman kamu yang bekerja di perusahaan tersebut, kamu bisa menanyakannya.

Sebagai bahan referensi agar berhasil saat interview kerja, kamu bisa memcan artikel 5 Tips Ketika Panggilan Interview Kerja. Di artikel tersebut di kupas tentang seputar tips ketika sedang interview kerja oleh HRD perusahaan.

Jika memang pada akhirnya tidak ada wawancara pada acara Job Expo / Job fair tersebut, kamu bisa masukan pada surat lamaran kerja kamu di paragraph pembuka.

Contohnya seperti di bawah ini.
Dengan Hormat,
Saya mengetahui PT Bank Mandiri (Persero) tbk. adalah merupakan bank yang telah memainkan peranan penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia dan menjadikan salah satu bank terbesar dan terkemuka di Indonesia dalam hal aset, pinjaman, dan deposit. Saya mencari informasi tentang lowongan pekerjaan di PT Bank Mandiri (Persero) tbk. dari rekan saya yang lulus tahun lalu dan dari sebuah situs web www.bursakerjadepnaker.com . Saya yakin dengan bergabung di PT Bank Mandiri (Persero) tbk. Cabang Kota Tasikmalaya adalah kesempatan karir terbaik bagi saya.
Dari contoh di atas yang diblok, kamu bisa mengaplikasikannya pada surat lamaran kerja tentang peranan atau ulasan tentang perusahaan yang kamu lamar. Tidak perlu panjang - panjang, singkat serta padat dan usahakan menggunakan bahasa kamu sendiri, sehingga tidak terkesan mengcopy.

4. Membawa Perlengkapan Pendukung

Seperti yang di ketahui, di dalam acara Job Expo / Job Fair tidak selamanya menerima surat lamaran kerja berbentuk berkas langsung, terkadang juga menggunakan media seperti PC, laptop dan internet. Jadi perlengkapan pendukung itu sendiri terbilang cukup penting sebagai sarana memudahkan kamu ketika menghadiri Job Expo / Job Fair.

Beberapa perlengkapan seperti pulpen untuk mengisi formulir, Flash Disk untuk mengcopy file Surat Lamaran Kerja kamu, dan laptop untuk mendaftar / mengirimkan lewat internet jika terjadi antrian yang banyak dari para pelamar kerja yang mendaftar.

5.Persiapakan Fisik dan Mental

Persiapan fisik dan mental tak kalah penting dalam menghadiri Job Expo / Job Fair, seperti kurang tidur atau tidak sarapan sebelum kamu berangkat akan membuat fisik kurang fit dan mental kamu akan down,

Selain itu juga dengan mempersiapkan fisik dan mental yang baik, kamu akan mempunyai mental yang tangguh dan akan terlihat sosok yang siap di tempatkan dalam kondisi apapun, juga akan terlihat seperti orang yang bisa di andalkan dalam bekerja.

Memang ini terlalu ribet dan belum tentu menghasilkan sesuai yang di inginkan, tapi tidak ada salahnya anda mencobanya. Contohnya seperti ini, seandainya kamu memiliki perusahaan yang membutuhkan karyawan, lalu ada yang melamar ke perusahaan kamu dengan wajah yang lesu dan terlihat tidak bisa dipercaya. Apakah kamu akan menerimanya menjadi karyawan kamu?

Tentu jawabannya tidak.

Begitupun dengan perusahaan - perusahaan yang membuka lowongan kerja, pastinya ingin mempunyai karyawan yang bisa di andalkan dan bisa di percaya dalam bekerja.
Oleh karena itu, Mulailah dan biasakan pola hidup yang lebih baik, seperti jangan tidur larut malam, sarapan di pagi hari atau membiasakan berolahraga.

Sehingga fisik dan mental kamu akan tetap terjaga dan mempunyai kredibilitas yang tinggi untuk berkarir di perusahaan tersebut.

6. Berpenampilan Menarik

Semua orang mempunyai ciri atau karakter masing - masing dalam berpenampilan, mau itu resmi ataupun tidak resmi.

Tapi, ketika mengahadiri suatu acara Job Expo / Job Fair usahakan untuk berpenampilan yang manarik, rapi dan tetap sopan agar kamu menjadi pusat perhatian ketika sedang memasukan surat lamaran kerja kamu.

Pada acara Job Expo / Job Fair seperti yang dijelaskan pada poin nomor 3 bahwa terkadang beberapa perusahaan secara langsung mewawancarai para pelamarnya di tempat oleh karena berpenampilan yang menarik juga mampu memberikan kesan yang baik sebagai calon karyawan yang bisa mempunyai wibawa dan bisa di andalkan.

7. Ramah Terhadap Peserta Lain.

Pada acara Job Expo / Job Fair memang banyak sekali peserta yang menghadiri dari puluhan, ratusan bahkan ribuan peserta menghadiri acara tersebut.

Meskipun dari semua peserta adalah sama seperti kamu sebagai pelamar, kamu juga harus bisa bersikap ramah kepada mereka. Karena selain memperbanyak teman, kedepannya juga akan menjadi feedback yang bagus buat kamu. Mereka akan senantiasa berbagi info lowongan kerja kepada kamu atau sekedar berbagi tips untuk mendapatkan pekerjaan.

Jadi ramah tamah terhadap peserta lain dan memperbanyak teman adalah peluang yang sangat bagus mendapatkan sebuah pekerjaan.


Dari berbagai tips di atas tentang Tips dan Trik Menghadiri Job Expo / Job Fair , kamu bisa coba dengan runut dan sabar. Karena pada dasarnya didunia ini tidak ada yang instan. So, berusaha dan berdoa adalah kunci terbaik untuk mencapai keberhasilan!


Monday, February 22, 2016

Ikuti 5 Tips ini Ketika Ada Panggilan Interview Kerja, Agar Diterima

5 Tips Panggilan Interview Kerja - Setelah memasukan surat lamaran kerja dan melakukan beberapa tes seperti psikotes ke sebuah perusahaan atau ke berbagai perusahaan, hal yang paling di tunggu - tunggu pastinya adalah panggilan interview kerja. Ketika mendapat panggilan interview kerja, tentunya perasaan anda gembira bukan?

Dari ratusan bahkan ribuan surat lamaran kerja yang masuk, anda termasuk salah satu pelamar yang mendapat perhatian dari perusahaan tersebut. Itu artinya selangkah lagi anda mendapatkan pekerjaan yang selama ini anda harapkan.

Maka dari itu sebelum hari H-nya interview kerja, alangkah baiknya membaca tips agar interview kerja anda lancar dan pastinya peluang di terima akan semakin dekat. Karena interview adalah momen paling penting sebagai penentuan di terima atau tidaknya menjadi bagian di perusahaan tersebut. Bahkan saya sempat bertanya ke beberapa HRD perusahaan tentang hal penting agar di terima menjadi karyawannya, ternyata adalah pada saat sesi wawancara atau sering di sebut interview. Tapi bukan berarti surat lamaran kerja tidak penting, hanya saja surat lamaran kerja menjadi landasan atau dasar dari identitas si pelamar.

Anda bisa baca juga 4 Hal Penting Tentang Surat Lamaran Kerja sebagai bahan referensi untuk membuat surat lamaran kerja yang baik.

5 tips Interview Kerja


Mengingat dari hasil saya bertanya ke beberapa HRD perusahaan tadi, saya akan berbagi 5 Tips saat Interview Kerja agar di terima. Berikut beberapa tips nya :


1. Persiapan Sebelum Hari Interview Kerja

"There is no success without planning" kalimat itu memang benar sekali adanya, karena semua keberhasilan itu didapat berdasarkan perncanaan dan persiapan. Contohnya Tuhan saja menciptakan isi bumi ini dengan perencanaan, tidak ada yang serta - merta dibuatnya tanpa tujuan.

Jadi, hal terpenting anda berhasil interview kerja adalah perencanaan atau persiapan yang matang sebelum waktu interview kerja, sehingga kesiapaan dan kesigapan ketika di wawancara menjadi lebih terpampang.

Anda bisa membuat persiapan beberapa minggu atau hari sebelum hari H-nya seperti mencari info tentang sejrah, visi dan misi perusahaan tersebut, atau anda juga bisa bertanya kepada beberapa teman anda yang sudah bekerja di perusahaan tentang hal apa saja yang sering di tanyakan saat wawancara kerja atau anda bisa baca - baca artikel di internet tentang tips - tips berhasil interview kerja seperti yang saat ini yang sedang anda baca.

Jangan sampai anda kebingungan dengan pertanyaan saat interview sedang berlangsung.


2. Datang Tepat Waktu

Tidak ada toleransi bagi untuk datang terlambat saat interview maka dari itu ketepatan waktu adalah hal yang sangat penting yang menentukan keseriusan dan profesionalitas anda. Kalau wawancara saja anda sudah berani terlambat datang, bagaimana kalau sudah bekerja nanti?

Memang banyak sekali faktor yang mengakibatkan seseorang terlambat datang salah satunya adalah jalanan macet atau tidak tahu lokasi tempatnya. Tapi hal tersebut bisa di hindarkan dengan anda datang lebih pagi dan 1 atau 2 hari sebelumnya anda melakukan survei sekaligus mengetahui jarak tempuh perjalanan ke lokasi dimana wawancara kerja itu di adakan.

Tapi jikalau ada kondisi yang membuat anda harus datang terlambat, konfirmasikan segera ke perusahaan tentang kondisimu, dan caritahu apakah jadwal interview anda bisa di reschedule atau tidak?


3. Penampilan yang Rapi, Santai dan Sopan

Penampilan adalah kunci utama dari ketertarikan perusahaan, karena dengan berpenampilan yang terlihat rapi dan elegan akan menunjukan bahwa anda mempunyai keseriusan untuk bekerja.

Tapi perlu di ingat, penampilan santai disini bukan seperti ke tempat wisata atau ke undangan pesta pernikahan, tapi lebih ke memilih pakaian yang tidak terlalu banyak corak atau ber make-up sewajarnya. Cara paling aman adalah dengan memakai celana katun panjang, baju resmi yang tidak banyak corak dan make - up yang tidak berlebihan.

Satu lagi gunakan minyak wangi yang beraroma kalem, gunakan secukupnya saja.


4. Tunjukan Rasa Percaya Diri, Hindari Rasa Grogi!

Interview kerja memang tidak kalah menegangkan dari ujian nasional ketika anda masih duduk di bangku sekolahan. Oleh karena itu persiapkanlah sebelumnya untuk tidak gerogi dan tunjukan rasa percaya diri anda ketika interview sedang berlangsung. Tapi jangan berlebihan juga dalam menunjukannya, sewajarnya saja. Satu lagi jangan terlalu sering penggunaan kata "hmm..." juga, karena anda akan di anggap mengulur - ulur waktu dan terkesan kurang percaya diri oleh si pewawancara.

Perlu anda ingat juga bahwa rasa grogi dapat membuat konsentrasi seseorang hilang bahkan ketika anda menjawab pertanyaan pun akan terbata - bata dalam berucap. Usahakan menjawab pertanyaan dengan luwes dan runut serta tunujukan gesture yang santai tapi sopan supaya kamu lebih terlihat percaya diri.


5. Jaga Wibawa

Pada saat sesi inteview berlangsung biasanya pewawancara menanyakan tentang ide dan gagasan kepada para para calon kerja. Namun hal ini sering terlupakan ketika sedang interview. Boleh saja menunjukan ketertarikan bahkan memimpikan posisi tersebut, tapi ingat anda juga harus bisa jaga wibawa dalam menjawab. Jangan terlalu over, jawab dengan singkat namun berbobot.

Kalau anda sebelumnya pernah bekerja, pasti pewawancara akan bertanya kenapa anda resign atau keluar dari kerjaan anda sebelumnya. Segalak atau sekejamnya atasan atasan anda sebelumnya, jangan pernah anda berusaha menjelekannya atau curhat tentang ketidaknyamanan anda disana. Karena perbuatan seperti itu akan membuat anda di anggap tidak respek terhadap atasannya. Dan mungkin suatu saat akan menjelekan mereka di kantor baru anda selanjutnya.


Untuk kesempurnaan dan kelancaran ketika interview kerja, sebaiknya anda juga mematikan Handphone anda ketika mau menghadap interview. Karena hal tersebut selain menganggu proses wawancara, juga terkesan tidak menghargai si pewawancara. Jadi persiapkan lah semaksimal mungkin kesempatan anda dan tetap semangat !